Wednesday, September 16, 2009

SIKAP IMAN

Sebuah sikap iman adalah: Pertama, kesediaan menantikan waktu Allah tanpa merasa letih atau terganggu dengan keinginan akan perubahan, hidup berdasarkan pandangan-pandangan ini: "Adalah baik menanti dengan diam pertolongan (penyediaan) TUHAN" (Ratapan 3:26). "Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia" (Mazmur 37:7). "Nantikanlah TUHAN; kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu; ya, nantikanlah TUHAN!" (Mazmur 27:14).

Kedua, penundukan diri secara total dan penyerahan kehendak kita kepada kehendak Allah, menyingkirkan segala pemberontakan dan kemarahan hati yang meluap terhadap kedaulatan-Nya (Matius 26:36).

Ketiga, pemahaman yang menyeluruh bahwa tak ada apapun yang terjadi atas kita secara kebetulan atau dikarenakan hal-hal yang tidak menguntungkan belaka, tetapi bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak atau seizin Allah (Ayub 2:10).


Keempat, keyakinan yang teguh bahwa semua kejadian, meskipun yang bertentangan dengan keinginan kita, terjadi berdasarkan keadilan, hikmat dan kebaikan Allah (Ayub 38:1-42:6).

Kelima, kepuasan pikiran yang penuh bahwa segala sesuatu bekerja bersama-sama untuk mendatangkan kebaikan bagi kita berdasarkan tujuan Allah (Kejadian 45:5; 50:20,24; Roma 8:28).

Keenam, menanggung penundaan dengan tenang, riang dan berani supaya tidak dilemahkan oleh kemarahan atau kesedihan; tidak kehlangan selera humor, tidak menjadi sedih atau berkecil hati, tetapi berketetapan untuk meneladani orang-orang kudus dalam Perjanjian Baru yang "menerima hal itu dengan sukacita" (Ibrani 10:34), menganggap sebagai suatu kebahagiaan apabila jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan (Yakobus 1:2).

Ketujuh, kerendahan hati yang dikerjakan oleh penderitaan kita; melembutkan hati kita yang keras. Kerendahan hati atau keserdehanaan berarti ketenangan dalam pemahaman kita akan diri sendiri, peka akan kesalahan dan dosa kita yang banyak. Itu juga merupakan kehalusan dan kelemahlembutan, kemudahan dan kefleksibelan dalam watak serta sikap roh kita, sangat dipengaruhi dengan kekhidmatan dan rasa takut terhadap Allah yang mahamulia, mahakuasa, sempurna, adil dan suci sepenuhnya.

Share this:

Related Posts
Disqus Comments