Tuesday, September 28, 2010

Pilar Kehidupan Umat Tuhan

1 Petrus 1:3-12

Kehidupan kita sebagai umat Tuhan, menurut Alkitab harus dibangun diatas fondasi yang kuat. Hal ini penting, karena hidup sebagai umat Tuhan tidak membebaskan kita dari pergumulan, problema, kesulitan dan penderitaan. Apa sajakah pilar kehidupan umat Tuhan?

1. Pengharapan Kerajaan
a. Sumber pengharapan
Sumber pengharapan kita sebagai umat Tuhan ialah Tuhan sendiri. Tidak ada yang lain. Mengapa? Karena Dia adalah Pencipta kita. Dia tahu siapa kita lebih dari diri kita sendiri. Dias umber hidup kita. Dia adalah Penebus dan Juruselamat kita. Pengharapan kepada-Nya tidak akan pernah mengecewakan kita.
b. Pentingnya pengharapan
Harapan adalah ekspektasi kita akan hasil positif. Itulah apa yang kita pegang teguh sehingga membuat kita tidak kehilangannya. Dengan harapan, pikiran kita bisa mengantisipasi akan hari yang lebih baik, cara hidup yang lebih baik, jaminan dan kepastian akan sesuatu yang lebih tinggi dari kenyataan yang ada sekarang. Harapan adalah gagasan spiritual. Kita menggunakan harapan di hampir semua momen-momen sulit yang kita alami. Ketika seseorang hampir meninggal, kita berharap orang tersebut tetap hidup. Pada waktu sulit, kita berharap dan berdoa agar ada jalan untuk kita. Harapan selalu ada dalam tiap langkah kita.
c. Pengharapan kekinian
Di dalam hidup kita sekarang tentu punya harapan. Harapan untuk tetap sehat, harapan untuk berhasil, harapan untuk punya pasangan hidup, harapan untuk mempunyai keturunan, harapan untuk memiliki kekayaan, harapan untuk popular dlsbnya. Harapan untuk menjadi berkat bagi sesama.
d. Pengharapan eskatologis
Salah satu harapan kita untuk masa yang akan datang ialah untuk masuk Sorga. Berkumpul bersama Tuhan Yesus dalam Kerajaan Sorga. Berkumpul bersama orang-orang yang sudah terlebih dahulu bersama Tuhan Yesus di Sorga.

2. Iman Kerajaan
a. Tuhan sumber iman kita. Dia mengaruniakan iman kepada kita. Iman untuk mempercayai bahwa Dia adalah Tuhan yang mengasihi kita dengan kasih yang sempurna. Dia sudah membuktikan kasih-Nya dengan mengutus Yesus Kristus Anak Tunggal-Nya untuk menjadi penebus dan pendamai bagi kita.
b. Iman Kerajaan adalah iman yang mengakui dan percaya bahwa Tuhan itu ada dan hidup.
c. Tidak menaruh kepercayaan kepada janji-janji Tuhan, tetapi percaya kepada Tuhan yang berjanji dan tahu bahwa Dia pasti menggenapi janji-Nya.
d. Tidak menaruh kepercayaan kepada kuasa doa, tetapi percaya kepada Tuhan yang berkuasa dan berdaulat untuk menjawab doa kita.
e. Tidak membiarkan damai sejahtera Tuhan memerintah, tetapi membiarkan Tuhan memerintah hidup kita sehingga Dia akan memberikan damai sejahtera-Nya kepada kita.
3. Kasih Kerajaan
a. Tuhan sebagai sumber kasih.
b. Kasih lebih unggul dari pengharapan dan iman.
c. Kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama.
d. Kasih yang rela berkorban demi mengusahakan kebaikan tertinggi bagi orang lain
e. Kasih yang mempersatukan kita dengan Tuhan Yesus Kristus dan dengan sesama anggota tubuh Kristus pada segala abad dan tempt.

Share this:

Related Posts
Disqus Comments