Tuesday, November 23, 2010

Mengikuti Pergerakan Tuhan

"TUHAN berjalan di depan mereka pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka ..." Keluaran 13:21.

Pertumbuhan iman dan kedewasaan rohani kita sangat ditentukan oleh tingkat kepekaan dan ketaatan kita dalam mengikuti pergerakan Tuhan di setiap aspek dan lini kehidupan kita. Tuhan menghendaki agar kita tetap bertumbuh dan bergerak senada dan seirama dengan waktu-Nya dan searah dengan jalan-Nya.

Pada waktu tiang awan dan tiang api bergerak, maka umat Israel juga bergegas untuk bergerak mengikuti pimpinan Tuhan. Kepekaan dan ketaatan umat Israel dalam mengikuti pimpinan Tuhan melalui pergerakan tiang awan dan tiang api menentukan akan berada di mana mereka di masa depan. Di sisi lain, itu juga menentukan keselamatan mereka dari serang musuh yang secara terus-menerus mengejar dan menghadang perjalanan mereka.

Apabila bangsa Israel tidak peka dan tidak taat mengikuti pimpinan Tuhan melalui pergerakkan tiang awan dan tiang api, tentunya hal itu akan mempengaruhi perjalanan kehidupan dan masa depan mereka. Konsekwensi logis yang akan mereka tanggung akibat ketidak-pekaan dan ketidak-taatan mereka dalam mengikuti pimpinan Tuhan melalui tiang awan dan tiang api ialah: pertama, mereka akan ketinggalan dan ditinggalkan; kedua, mereka akan kehilangan kesatuan dan kebersamaan dengan umat yang lain; ketiga, mereka akan tersesat dan kehilangan arah karena tidak punya petunjuk arah; keempat, mereka akan ditangkap dan dijadikan budak serta dibinasakan oleh musuh yang mengejar dan menghadang mereka; kelima, mereka kehilangan perlindungan dan pembelaan dari Tuhan yang adalah Panglima Perang mereka.

Jadi, betapa pentingnya kita peka dan taat mengikuti pergerakkan Tuhan dalam hidup kita. Pertanyaan yang perlu kita renungkan ialah darimana kita dapat mengetahui pergerakkan Tuhan dalam hidup kita?

Pertama, melalui Alkitab. Era kita memang Tuhan tidak lagi menuntun kita melalui tiang awan dan tiang api seperti pada zaman bangsa Israel. Tetapi Tuhan memimpin kita dan kita mengetahui pergerakkan-Nya di dalam dan melalui Alkitab. Iman kita bertumbuh dan kedewasaan rohani kita bisa terwujud hanya apabila kita taat dan setia membaca, merenungkan,menghayati dan mengamalkan firman Tuhan dalam totalitas hidup kita. Melalui firman Tuhan, kepekaan kita akan pergerakkan Tuhan menjadi tajam dan ketaatan kita kepada-Nya akan semakin kokoh.

Kedua, melalui persekutuan/ibadah. Melalui ibadah yang kita lakukan baik secara pribadi, keluarga maupun jemaat, kita akan mengetahui pergerakkan dan pimpinan Tuhan dalam hidup kita. Oleh sebab itu sangat penting bagi kita untuk membangun ibadah kepada Tuhan setiap saat. Melalui hal itu maka kita semakin produktif dan mengetahui apa yang patut kita lakukan dalam era kita sekarang ini.

Ketiga, melalui musibah/bencana. Musibah/bencana yang terjadi akhir-akhir ini merupakan salah satu bentuk yang Tuhan pakai agar kita peka akan pimpinan-Nya. Kita diminta untuk peka dan melakukan misi kepada mereka yang membutuhkan. Bukan saja secara finansial tetapi juga secara rohani. Misi penyelamatan Allah harus dikerjakan oleh kita. Kadang Tuhan harus memaksa manusia untuk percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi melalui musibah/bencana. Gereja harus peka dan taat kepada pergerakkan Tuhan ini. Bila tidak, gereja akan gagal melaksanakan misi Tuhan.

Inilah waktunya kita harus bangkit, peka dan taat mengikuti pergerakkan Tuhan. Menjangkau dan membawa jiwa kepada Tuhan melalui aksi-aksi kemanusiaan yang kita lakukan.

Share this:

Related Posts
Disqus Comments