Monday, February 21, 2011

Jaminan Pemilihan Allah Bagi Kita

Setelah manusia jatuh dalam dosa, maka sejak saat itu manusia mati secara rohani. Putus relasinya dengan Allah sebagai Penciptanya. Rusak secara total. Berjalan menurut keinginannya sendiri. Kejahatan manusia makin meningkat.
Kendati demikian, dalam diri manusia masih ada sisa-sisa gambar Allah. Itulah yang membuat manusia rindu akan Allah. Dalam kerinduan akan Allah, manusia berusaha mencari Allah. Berupaya mendekat diri dengan Allah. Berupaya untuk berdamai dengan Allah. Berbagai cara ditempuh. Melalui filsafat. Melalui pendidikan. Melalui hidup saleh. Melalui perbuatan baik. Melalui agama. Tetapi semua itu tidak dapat memuaskan hati manusia. Tidak menjadikan manusia hidup lebih damai. Tidak bisa mendekatkan manusia dengan Allah.

Allah tetap mengasihi manusia. Tetapi tetap membenci dosa manusia. Dalam kasih, Allah mengutus Tuhan Yesus datang ke dunia ini - Yoh.1:1-3, 14. Memberi keselamatan dan hidup yang kekal bagi manusia yang percaya - Yoh.3:16. Apa yang menjamin bahwa Allah bisa memilih kita?
1. Yesus Kristus
"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia (Yesus Kristus) telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya" - Efesus 1:3-4.

2. Kasih Allah
"Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, suaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya" - Efesus 1:5-6.

3. Penebusan Kristus
"Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian" - Efesus 1:7-8. "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" - Roma 5:8.

Share this:

Related Posts
Disqus Comments