Monday, July 28, 2014

KEKUATAN SEBUAH SIKAP

Sikap adalah tampak luar dari jati diri, ekspresi yang transparan dari hati dan pikiran. Sikap itu lebij jujur, lebih dapat dipercaya mengekspresikan tentang kita daripada kata-kata. Sikap itu memberi rambu atau tanda yang lebih jelas, tegas dan konsisten daripada ucapan atau wacana.

Guru motivasi, John C. Maxwell, mengatakan, "Sikap adalah pembuat perbedaan! Sikap bukan segalanya, tetapi satu hal yang dapat membuat perbedaan dalam hidup Anda". Meski hanya ada perbedaan kecil di antara setiap orang, perbedaan kecil itu bisa membuat perbedaan yang besar, dan perbedaan kecil itu adalah sikap.

Selanjutnya Maxwell memulis, "Sikap mewarnai setiap aspek kehidupan Anda. Sikap itu seperti kuas bagi pikiran. Sikap dapat mewarnai segala sesuatu dengan warna-warna mencolok dan terang -- menciptakan suatu karya besar. Atau dapat membuat gelap menjadi suram". Maxwell benar, sikap Anda menentukan pilihan, keputusan dan tindakan Anda. Sikap menentukan apalakah kita pantang menyerah atau mudah give up menghadapi masalah.

Pertanyaan penting yang harus diajukan ialah: "Apa sesungguhnya kekuatan dari sikap itu?" Berikut beberapa di antaranya:


1. Sikap membuat satu perbedaan pendekatan dalam hidup.
Sikap yang autentik, asali dari diri sendiri dalam menjalani kehidupan adalah pembelajaran terpenting bagi kita. Sikap itu dimulai dari sikap terhadap diri sendiri dan cara melihat realitas hidup ini, suatu kesadaran bahwa hidup tidak selalu bertabur keindahan semata. Sekali waktu keindahan bisa hijrah dari kehidupan ini. Sikap adalah aset alamiah yang bisa membekali kita menapaki kehidupan.  Hidup adalah ekspresi kebahagiaan dan penderitaan, keterbatasan dan kelimpahan, keselarasan dan kekacauan, kebangkitan dan keterpurukan, kemakmuran dan kemiskinan, kemenangan dan kekalahan, juga kekekalan dan kefanaan. Sikap kita dalam menghampiri realitas hidup ini akan membuat hidup kita berbeda. Ya, sikap kita akan sangat mempengaruhi pendekatan kita dalam menjalani hidup ini.

2. Sikap membuat perbedaan dalam membangun hubungan dengan orang lain.
Ketika kita berhubungan dengan orang lain, sikap akan membuat perbedaan. Jika kita memutuskan untuk mengubah sikap mental kita menjadi lebih positif terhadap orang lain, niscaya setiap orang bisa kita menangkan. Kita dapat mengubah sikap kita terhadap orang lain lebih positif. Jika kita bersikap lebih positif, itu akan menentukan penilaian kita terhadap orang lain. Sikap itu juga akan menentukan apakah kita menerima atau membatasi diri terhadap orang lain.

3. Sikap membuat perbedaan ketika harus menghadapi tantangan dan masalah.
Kita harus melihat tantangan dan masalah dengan optimisme, bahwa masalah yang dibuat oleh manusia pasti bisa diselesaikan oleh manusia. Saya yakin sikap optimis ini sangat membantu kita dalam menghadapi setiap tantangan dan masalah yang menghampiri kita. Ini satu indikasi bahwa kita pandai merawat optimisme, artinya kita bisa menjaga semangat pantang menyerah agar kegagalan tidak melahirkan keputusasaan.

Sebaliknya, keberhasilan juga tidak menciptakan eforia berlebihan yang menyebabkan kita lengah dan kurang waspada. Sikap optimisme bisa mengantarkan kita menjadi seorang pemenang dan bersikap pesimis hanya menjanjikan kita satu kepastian, yakni sebagai pecundang. Rawatlah optimisme kita, jangan mudah menyerah dan teruslah berjuang.

Ada satu nasehat dari seorang penulis tak dikenal yang bijak untuk kita renungkan, sekadar untuk menghangatkan optimisme Anda dan saya: "Keberhasilan adalah kegagalan yang dibalik, mungkin dekat ketika tampak begitu jauh". Jadi, tetaplah optimis dan teruslah berjuang ketika yang tersulit menyerang, ketika segalanya tampak lebih buruk. Saat itulah Anda tidak boleh berjenti.

Share this:

Related Posts
Disqus Comments