Wednesday, September 10, 2014

CARA MENGAJARKAN SEKS PADA ANAK

Bacaan: Kejadian 1:27
Masalah sex bukanlah hal yang baru di dalam hidup keluarga atau rumah tangga. Namun, karena pengaruh budaya yang menabukan pendidikan sex kepada anak, telah menyebabkan minimnya pengetahuan anak tentang sex. 

Pada hal, keluarga merupakan lembaga pertama dan terutama untuk mengajarkan sex yang benar menurut Alkitab atau firman Tuhan. Salah satu tugas orang tua adalah mengenalkan kepada anak-anak mereka tentang pendidikan seks. Relasi yang sehat dalam hal ini akan membantu anak-anak mereka memahami seks dari sudut pandang Alkitab. Apa yang Alkitab katakan tentang seks?


1. ALLAH MENCIPTAKAN SEKS
Alkitab mencatat bahwa Tuhanlah yang menciptakan manusia itu sebagai laki-laki dan perempuan (Kej. 1:27), berarti manusia diciptakan sebagai makhluk seksual. Seks mula-mula ada dalam pikiran Allah. Ia yang memikirkan seks dan menciptakannya sebagai bagian dari rencana-Nya yang agung. Sesudah menciptakan manusia, “Allah melihat segala yang dijadikan-Nya [termasuk kelamin manusia] sungguh amat baik” (Kejadian 1:31). Hanya Iblis membelokkan manusia dari tujuannya, menjadikan yang sungguh amat baik itu menjadi jelek, melalui penyalahgunaannya. Mengapa selama ini pendidikan seks jarang/tidak dilakukan dalam keluarga Anda?

2. HUBUNGAN SEKS ADALAH PERINTAH ALLAH
Alkitab juga mencatat bahwa perkawinan dan hubungan seks merupakan perintah Allah (Kej. 1:28, Ef. 5:31-32). Manusia yang mula-mula menanggapi hubungan seks antara dua orang yang dijodohkan Allah secara positip dengan penuh syukur (Kej. 4:1). Persetubuhan merupakan bagian integral dalam rencana ciptaan Allah untuk manusia. Allah sendiri yang mempersatukan Adam dan Hawa sehingga keduanya menjadi “satu daging” maksudnya menjadi satu kesatuan yang baru, yang tidak dapat dipisahkan kembali (Kej. 2:24, Mat. 19:6).
3. SEKS ITU KUDUS DALAM PERNIKAHAN
Seks bukanlah hal yang tabu, tidak pantas, memalukan dan kotor. Sejak semula Allah tidak pernah menganggapnya demikian. Alkitab menyatakan bahwa Adam dan Hawa tidak merasa malu sungguh pun mereka itu telanjang (Kej. 2:25). Seks hanya dapat dipuaskan dalam persetubuhan. Alkitab menjelaskan bahwa Allah pun memberkati hasil hubungan seks yang sah. Anak-anak yang dilahirkan dalam suatu ikatan perkawinan adalah anugerah Allah bagi keluarga tersebut (Mzm. 127:3-5; Amsal 17:6). Sudahkah Anda mengajarkan kepada anak-anak tentang pendidikan seks? Mengapa?  Lakukanlah pendidikan seks yang benar kepada anak-anak dan berdoalah agar mereka tidak mendapatkannya dari sumber yang salah dan menyesatkan mereka.


Share this:

Related Posts
Disqus Comments