Monday, September 22, 2014

CARA MERAIH KESUKSESAN

Siapa pun juga ingin sukses di dalam hidupnya. Itu sebabnya berbagai cara dilakukan. Banyak jalan ditempuh. Semua itu dilakukan agar kesuksesan bisa dicapai. Banyak tips dan trik sukses yang sudah dibahas, baik dalam bentuk buku, artikel, seminar bahkan secara online ditulis. Kebutuhan untuk sukses begitu tinggi. Tidak ada jalan pintas meraih sukses. Contohnya adalah Yusuf. Ia harus melewati suatu ‘perjalanan menurun’, lembah penderitaaan yang luar biasa sebelum akhirnya menanjak memenuhi rancangan Allah. Pernahkah Anda mengalami pergumulan hebat saat sedang berjalan meraih sukses Anda? Bagaimana agar langkah kita tidak berhenti, saat pergumulah hebat menghadang kita meraih sukses hidup kita? Bacalah kisah tentang Yusuf dalam kitab Kejadian 45:1-8, yang meniti kesuksesan melalui jalan yang tidak seperti biasanya.


1. MENIKMATI PROSES, BERFOKUS PADA TUJUAN Kej. 50:20
Selama tiga belas tahun, Yusuf bersedia melewati pasang surutnya kehidupan tanpa mengeluh, sekalipun keadaannya tanpa harapan, sebelum Allah mengangkatnya menjadi penguasa kedua di istana Firaun. Dua tahun kemudian (tahun kelima belas), ia menyaksikan kesetiaan Allah yang dialaminya kepada saudara-saudaranya dalam (Kejadian 45:7-8). Selama menjalani berbagai permasalahan dalam kehidupannya Yusuf terus berusaha melakukan yang terbaik, menjalani prosesnya dan berfokus pada tujuan. Hal apakah yang membuat Anda sulit melewati sebuah proses?

2. MENJALANI LEMBAH PENDERITAAN DENGAN IMAN Kej. 45:7-8.
Charles Stanley menulis sesuatu yang indah bahwa, “seorang hamba Allah yang setia, tidak digentarkan sekalipun berjalan dalam kegelapan, maupun diterpa badai, semua itu adalah peluang dan ‘kesempatan’ baginya untuk menuju tujuan ilahi”. Yusuf menjalani ‘lembah penderitaan’ yang ditetapkan baginya dengan tetap beriman kepada Allah. Apa yang Anda lakukan ketika berada dalam kondisi sulit dan buruk, tetapi tetap mempertahankan iman?

3. MELANGKAH HINGGA SUKSES MENJADI NYATA Kej. 41:51
Tidak ada jalan balik bagi Yusuf, “no turning back.” Sampai akhirnya ia meraih puncak tertinggi kehidupannya. Hal yang sama pernah dialami Daud ketika menghadapi Goliat. Raksasa Filistin itu tidak membuat Daud melangkah mundur. Daud akhirnya meraih sukses. Kita mengalami kuasa penebusan karena Yesus terus melanjutkan langkah-Nya. Godaan apa yang
paling kuat dan mempengaruhi Anda untuk melangkah mundur? Bagaimana mengatasinya? Sebutkan hal-hal yang setiap harinya mengahambat Anda meraih sukses, daftarkan dan patahkan kuasanya di dalam doa dan penyembahan Anda. Ambillah waktu barang 15 menit untuk mendoakan agar sukses itu benar menjadi milik Anda.



Share this:

Related Posts
Disqus Comments