Friday, September 5, 2014

MENJADI PRIBADI BERINTEGRITAS

Integritas merupakan kata penting di dalam kehidupan. Integritas menunjuk kepada adanya korelasi dan sinkronisasi antara perkataan, tindakan dan perbuatan kita. Tanpa kesinkronisasi ketiga hal tersebut, sangat sulit kita disebut orang atau pribadi yang berintegritas. Hidup yang penuh dengan ketidak-jujuran, kemunafikan, bersilat kata adalah hidup yang dibenci bukan oleh Tuhan, kita juga tidak menyukainya. 

Tentu sebagai manusi milik Tuhan, kita tidak mau dicap sebagai orang yang karakter jelek. Penolakan yang kita alami, biasanya bukan karena KETIDAKMAMPUAN kita, tetapi lebih kepada ABSENNYA INTEGRITAS dalam diri kita. Ada sebuah ungkapan, “I don’t care how much you know, until I know how much you care!” Tidak peduli seberapa banyak Anda tahu, sampai semua orang tahu bahwa Anda peduli. Kepedulian itulah yang menunjukkan integritas kita. Dan integritas akan berbuah kepercayaan. Apa ciri-ciri orang yang berintegritas dari nats Lukas 12:35-48 ini?


1. SETIA
Di tengah dunia yang selalu menyuguhkan pengkhianatan dewasa ini, kata ‘setia’ menjadi barang langka dan mahal. Orang berbalik dari Tuhan kepada berhala-berhala. Orang mudah berbalik dari pasangan resminya lalu terlibat dalam perselingkuhan. Kesetiaan kemudian ditempatkan sebagai sesuatu yang kuno dan ketinggalan zaman, serta perlu ditinggalkan. Tetapi orang yang berintegritas tidak kehilangan kesetiaannya. Justru ia membuktikan kesetiaan di tengah dunia yang tidak setia. Apakah yang Anda lakukan untuk tetap setia kepada Tuhan dan didapati setia hingga akhir?

2. BIJAKSANA
Kata bijaksana dapat dipahami juga sebagai berhikmat. Kebijaksanaan atau hikmat yang kita miliki berasal dari Tuhan, bukan karena kemampuan kita. Integritas mensyaratkan setiap kita untuk menjadi bijak atas apa yang dipercayakan kepada kita. Tuhan menitipkan hidup, waktu, keluarga, pelayanan, berkat materi, dll. Kita harus menjaga dan memeliharanya dengan hikmat yang Tuhan berikan. Bagaimana Anda mengatur beberapa hal seperti waktu dan uang dengan bijak? Diskusikanlah!

3. BERJAGA-JAGA
Orang yang bodoh tidak memerdulikan masa depannya. Ia juga tidak terlalu pusing dengan pertanggungjawaban yang akan diberikannya kelak. Tetapi orang yang berintegritas akan berjaga-jaga dan waspada senantiasa. Ia memperhatikan betul kehidupannya pada masa kini dan selalu siap kapanpun ia harus memberi pertanggungan jawab.  Apakah yang Anda lakukan agar tetap dapat waspada dan berjaga-jaga menjelang kedatanganNya? Mari membangun kehidupan yang berintegritas agar kita dipercaya Tuhan untuk hal-hal yang lebih besar lagi dalam kehidupan kita.



Share this:

Related Posts
Disqus Comments