Wednesday, September 10, 2014

SYARAT MENJADI KELUARGA YANG MELAYANI

Bacaan: Kejadian 6
Tuhan mengangkat pria sebagai kepala keluarga dan juga imam yang harus membawa seluruh keluarga hidup intim dengan Tuhan.

Sayangnya banyak pria tidak melaksanakan mandat Tuhan ini walaupun mereka mengaku diri Kristen. Intinya tergantung pada apakah pria itu seorang yang rohani ataukah duniawi? Kita dapat melihat teladan kehidupan Nuh:

1. TAKUT AKAN ALLAH
Nuh adalah orang benar, tak bercela dan dia hidup bergaul dengan Allah. Semua dilandasi oleh sikap takut akan Allah. Orang yang takut akan Allah tidak berani hidup gegabah tapi memiliki sikap hormat dan gentar kepada Tuhan, karena sadar Dia melihat setiap perbuatan bahkan motivasi hati yang paling dalam. Apa yang biasa keluarga Anda lakukan untuk mengekspresikan rasa takut akan Allah?


2. MENGUTAMAKAN KEHENDAK ALLAH
Nuh adalah orang yang mengutamakan kehendak Allah lebih dari keuntungan materi. Ketika Allah memerintahkan dia untuk membuat bahtera, dia percaya kepada berita dari Allah yang nampaknya bodoh dan mustahil. Dia menghentikan kesibukannya sehari-hari dan memusatkan diri untuk melakukan perintah Allah, walaupun orang lain mengejeknya. Nuh tidak mengikuti mayoritas tapi mengikuti Allah. Benarlah ungkapan yang berkata, “Ia yang selalu mengikuti orang banyak tak akan diikuti orang banyak.” Kita harus mencari kerajaan Allah dan kebenaran-Nya lebih dulu baru berkat dilimpahkan (Mat. 6:33). Tantangan apa yang sering merintangi Anda untuk mengutamakan kehendak Allah?

3. MEMBERITAKAN KABAR BAIK KEPADA KELUARGANYA
Nuh menyampaikan kabar perihal air bah yang akan menimpa bumi kepada keluarganya. Dia juga tentu memberitahukan petunjuk yang dia terima dari Allah agar mereka selamat dari bencana yakni dengan membuat bahtera. Istri, anak dan menantunya percaya kepada Allah karena melihat keteladanan Nuh dan mendengar nasehat-nasehatnya. Bahkan mereka bekerjasama untuk membangun bahtera dan juga masuk ke dalamnya sehingga mereka selamat. Pada masa kini pun para pria harus menginjili seluruh keluarga dan membawanya kepada Kristus, satu-satunya jalan keselamatan dari penghukuman kekal. Apakah Anda telah memberitakan kabar baik juga kepada seluruh keluarga Anda? Ceritakanlah! Doakan anggota keluarga Anda dan bawalah kabar baik di dalam Kristus kepada mereka melalui sikap hidup dan perkataan Anda.


Share this:

Related Posts
Disqus Comments